Ya Kota di Atas Awan,
mendengarnya mungkin tidak mungkin, Tapi
jika kita melihatnya rasa tidak mungkin jadi mungkin 0.0 . Ya, Adalah kota Lasha di Tibet yang berdiri di atas pegungan
tertinggi di dunia, pegunungan Himalaya . Lasha
adalah ibukota tradisional dan ibukota wilayah otonomi Tibet yang
terletak di republik Rakyat Tiongkok.
Karena letak kota ini sangat tinggi
sehingga sering diselimuti oleh awan kabut tebal. Ketinggiannya sekitar 3650
meter dan berpenduduk 474.499jiwa (sensus 2000) dimana 81,6 % berasal dari suku
Tibet
dan 17 % dari suku Han. WOW, enak bila hidup di sana -.-
Salah warisan dunia UNESCO terletak disana yaitu
Istana Potala, jika ingin mengunjunginya kita harus menapaki 1000 undak-undakan
(anak tangga) ,ini jauh lebih banyak daripada anak tangga Pura Lempuyang , pura
tertinggi di Bali (^.^) . Istana
ini sangat tinggi dan megah bahkan atapnya terbuat dari emas.
Kota Machu Picchu sering tertutup awan, karena itu disebut kota di atas awan.
Machu Picchu menempati tempat tertinggi di sebelah timur pegunungan Andes dan berada sekitar 2.350 meter di atas permukaan laut. Karena selalu tertutup oleh awan, Machu Picchu mendapat julukan sebagai kota di atas awan. Pemandangan di kota itu sungguh indah! Bahkan, kotanya pun berlapis emas.
Menurut para arkeolog, Machu Picchu sebenarnya bukanlah sebuah kota, namun sebuah desa kecil di pegunungan. Di tempat ini terdapat sisa bangunan tempat tinggal maupun pemujaan orang – orang Inca. Konon, di sini, pernah tinggal lebih dari 750 orang. Machu Picchu di bangun sekitar tahun 1440 M. Setelah 100 tahun kota ini ditinggalkan karena Spanyol berhasil mengalahkan kerajaan Inca.
Sejak kota ini ditemukan kembali oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III tahun 1911 M, Machu Picchu menjadi objek wisata yang menarik bagi para turis lokal maupun asing. Pesona kota di atas awan memang tiada duanya!
0 komentar:
Posting Komentar