Es krim berbahan baku ASI ini
diproduksi oleh sebuah toko es krim di London’s Covent Garden Namanya Baby Gaga
. Es krim ini ternyata laku keras di
pasaran. Padahal harganya engga murah lho. 1 scoop 14 Euro. Sang pemilik mula-mula mendapatkan ide dari ASI miliknya sendiri. Ia telah
menyapih bayinya, namun ASI-nya masih keluar. Karena ia bersama suaminya
membuka produksi es krim, iapun berpikir, apa salahnya kalau ASI yang masih
keluar ini dijadikan es krim. Namun ternyata ide es krim ASI ini mulai terkenal
dan banyak pembeli. Karena ASI milik sang istri tidak cukup, akhirnya
perusahaan kecil ini mengumpulkan bahan baku ASI dengan cara membelinya dari
wanita-wanita menyusui di sekitar London.

ASI yang dikumpulkan kemudian
di-pasteurisasi sebelum diproses. Proses pembuatan es krim ASI ini tidak jauh
berbeda dengan es krim umumnya, dan pada akhirnya diberi penambahan flavor
seperti melon dan vanilla. Menurut sang pembuat, tujuan pembuatan produk ini
adalah untuk mengkampanyekan kepada masyarakat bahwa ASI itu sehat dan lezat.
Lucunya, salah satu produk es krim
ASI ini pernah menuai kontroversi dengan seleb yang sedang naik daun, Lady
Gaga. Pasalnya, salah satu produk tersebut kemudian dinamai
merek “Baby Gaga”. Lady Gaga marah-marah tidak terima namanya digunakan untuk
produk tersebut. Baby Gaga
adalah campuran ASI ditambah vanila Madagascan dan lemon. Bahan baku ASI
dikumpulkan dari perempuan yang dibayar 15 pound untuk setiap 10 ounce cairan
dari tubuh mereka (sekitar Rp 213 ribu untuk 0,3 liter) .
Hidangan itu disajikan dalam gelas martini. Nitrogen cair turut mendinginkan
es krim itu di dalam gelas. Perusahaan itu mengatakan produk mereka yang
digembar-gemborkan "organik dan semuanya alami" terjual habis pada
hari pertama diperkenalkan akhir pekan ini. Responnya menakjubkan. Awalnya
orang jijik karena hidangan itu berasal dari cairan yang dikeluarkan tubuh,
tapi bukankah air susu sapi begitu juga," kata pemilik usaha itu,
Matt O'Connor. "Yang mencicipi ternyata senang dengan rasanya."
Es krim Baby Gaga tidak dimaksudkan untuk para bayi saja, melainkan juga
untuk orang dewasa yang ingin makanan alami dan organic. Perusahaan itu
menerima ASI yang lulus uji kesehatan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan
Inggris menyatakan tak ada peraturan yang melarang ASI olahan asalkan memenuhi
ketentuan pangan yang aman. Fenomena ini mungkin baru terjadi di
Eropa dan US, namun di Jepang mereka sudah menjual air susu ibu sebagai soft
drink! WOW..
0 komentar:
Posting Komentar